{"id":19617,"date":"2026-07-03T13:48:42","date_gmt":"2026-07-03T06:48:42","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/07\/03\/gaji-dosen-lulusan-s3-luar-negeri-cuma-rp26-juta-dokter-ika-bandingkan-dengan-art-mbaknya-rp4-juta\/"},"modified":"2026-07-03T13:48:42","modified_gmt":"2026-07-03T06:48:42","slug":"gaji-dosen-lulusan-s3-luar-negeri-cuma-rp26-juta-dokter-ika-bandingkan-dengan-art-mbaknya-rp4-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/07\/03\/gaji-dosen-lulusan-s3-luar-negeri-cuma-rp26-juta-dokter-ika-bandingkan-dengan-art-mbaknya-rp4-juta\/","title":{"rendered":"Gaji Dosen Lulusan S3 Luar Negeri Cuma Rp2,6 Juta, Dokter Ika Bandingkan dengan ART: Mbaknya Rp4 Juta"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA<\/strong> \u2014 Curhat dosen Universitas Airlangga (Unair), Cenuk Widiyastrisna, terkait gaji pokoknya yang hanya Rp2,6 juta menuai atensi publik. Kondisi tersebut pun dibandingkan dengan sejumlah pekerjaan lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dokter spesialis penyakit dalam, Ika Devi, menjadi salah satu yang menyoroti persoalan tersebut. Ia membandingkan gaji Cenuk yang merupakan lulusan S3 dari Australia dengan gaji asisten rumah tangga (ART).<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Biuh, gaji dosen PhD Rp2,6 juta. Bukan merendahkan ya, maaf, malah miris,&#8221; tulis Ika, dikutip dari akun Threads pribadinya, Jumat (3\/7\/2026).<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, nominal tersebut setara dengan gaji ART yang bekerja di rumahnya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Mbak yang kerja bantu-bantu di rumah juga bisa seginian,&#8221; ucap Ika.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, lanjutnya, ada temannya yang memberikan gaji ART sebesar Rp4 juta.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Temenku malah mbaknya Rp4 juta, hiksss,&#8221; sambung Ika.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Buka-bukaan di Sidang MK<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, curhat Cenuk disampaikan dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (30\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sidang tersebut merupakan lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU Guru dan Dosen) atas perkara yang diajukan Serikat Pekerja Kampus (SPK), yakni Perkara Nomor 272\/PUU-XXIII\/2025 dan Permohonan Nomor 24\/PUU-XXIV\/2026.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya adalah dosen tetap non-ASN di Universitas Airlangga. Saya memulai karier pada 2010 di Universitas Lancang Kuning. Pada saat itu gaji yang saya terima adalah Rp1.200.000 per bulan,&#8221; kata Cenuk dalam pemaparannya, dikutip dari YouTube Mahkamah Konstitusi, Jumat (3\/7\/2026).<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski pendapatannya terbatas, ia tetap menjalani profesinya dengan sungguh-sungguh karena menyadari pentingnya peran dosen.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya tetap menjalani pekerjaan itu dengan serius karena saya percaya bahwa profesi dosen adalah profesi yang penting, baik untuk mahasiswa maupun perkembangan ilmu pengetahuan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cenuk kemudian melanjutkan studi doktoral dan meraih gelar doktor di Australia pada 2016. Ia juga memperoleh sertifikat pendidik (serdos) pada 2020.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pada 2022, saya pindah menjadi dosen di Universitas Airlangga. Ketika mulai bekerja di Universitas Airlangga, gaji pokok yang saya terima sekitar Rp2.600.000 per bulan,&#8221; paparnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Beban Tinggi, Gaji Sedikit<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski telah berkarier lebih dari satu dekade, menempuh pendidikan doktor di Australia, serta memperoleh sertifikasi pendidik, hal tersebut tidak menjamin Cenuk memperoleh penghasilan yang layak.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Artinya, setelah belasan tahun berkarier sebagai dosen, menempuh pendidikan doktor di Australia, dan mendapatkan sertifikasi pendidik (serdos), penghasilan dasar saya masih sangat terbatas,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Padahal, tugasnya tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga menjalankan seluruh unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Beban kerja tersebut tidak sesuai dengan penghasilan yang saya terima sebagai dosen. Tiga bulan terakhir, penghasilan yang saya terima sebesar Rp3.300.000. Jumlah itu terdiri atas Rp2.600.000 gaji pokok, ditambah tunjangan profesi lektor, uang makan, dan uang beras,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, angka tersebut menunjukkan kenyataan bahwa penghasilannya sebagai dosen masih sangat terbatas.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Persoalan utamanya bukan cuma soal nominal yang kecil, tetapi karena kesejahteraan dosen tidak bertumpu pada gaji pokok yang kuat. Penghidupan saya sebagai dosen bergantung pada komponen tambahan di luar gaji pokok,&#8221; katanya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika salah satu komponen penghasilan terganggu, dampaknya langsung terasa. Kerentanan itu semakin nyata karena adanya laporan Beban Kinerja Dosen (BKD) sebagai prasyarat pencairan tunjangan sertifikasi dosen.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pada semester ini, BKD saya dinyatakan tidak memenuhi. Artinya, semester depan saya tidak menerima tunjangan sertifikasi dosen,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Cenuk, ada beberapa faktor yang menyebabkan BKD-nya tidak memenuhi syarat. Pertama, ia tidak diberikan surat tugas pengabdian kepada masyarakat dengan alasan status kepegawaiannya dianggap tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua, dana penelitiannya tidak dicairkan karena kegiatan tersebut dianggap ilegal, padahal penelitian itu dilakukan melalui skema resmi yang diakui Universitas Airlangga.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Status saya jelas. Saya dosen tetap non-ASN di Unair, dengan hak dan kewajiban yang melekat pada status tersebut,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menilai, selama dosen masih bergantung pada penghasilan di luar gaji pokok, kesejahteraan mereka tidak akan benar-benar tercapai.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Selama dosen bergantung pada penghasilan di luar gaji pokok, maka dosen akan terus hidup dalam kerentanan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>(Arya\/Fajar)<\/em><\/p>\n\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/07\/03\/gaji-dosen-lulusan-s3-luar-negeri-cuma-rp26-juta-dokter-ika-bandingkan-dengan-art-mbaknya-rp4-juta\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Curhat dosen Universitas Airlangga (Unair), Cenuk Widiyastrisna, terkait gaji pokoknya yang hanya Rp2,6 juta menuai atensi publik.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":19618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-19617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-300x241.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-768x616.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-1024x822.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Curhat dosen Universitas Airlangga (Unair), Cenuk Widiyastrisna, terkait gaji pokoknya yang hanya Rp2,6 juta menuai atensi publik.","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp.webp",1200,963,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-300x241.webp",300,241,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Screenshot_2026-07-03-10-27-52-407-edit_com.twitter.android.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19617"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19617\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}