{"id":18593,"date":"2026-06-23T16:45:20","date_gmt":"2026-06-23T09:45:20","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/06\/23\/kritik-cara-polisi-menangkap-dokter-tifa-oegroseno-ingatkan-etika-hoegeng-kuasa-hukum-ungkap-kondisi-terkini\/"},"modified":"2026-06-23T16:45:20","modified_gmt":"2026-06-23T09:45:20","slug":"kritik-cara-polisi-menangkap-dokter-tifa-oegroseno-ingatkan-etika-hoegeng-kuasa-hukum-ungkap-kondisi-terkini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/06\/23\/kritik-cara-polisi-menangkap-dokter-tifa-oegroseno-ingatkan-etika-hoegeng-kuasa-hukum-ungkap-kondisi-terkini\/","title":{"rendered":"Kritik Cara Polisi Menangkap Dokter Tifa, Oegroseno Ingatkan Etika Hoegeng, Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Terkini"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Oegroseno.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET JAKARTA \u2014 Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) yang dipakai Polda Metro Jaya saat menangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Ia menilai cara penangkapan Dokter Tifa berlebihan, &#8220;seperti meringkus teroris&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oegroseno mengaku kecewa melihat gaya penangkapan Dokter Tifa atau Tifauzia Tyassuma. Menurutnya, perlakukan itu tidak proporsional untuk seorang warga sipil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Seperti teroris. Beliau akan melaksanakan ujian, begitu di dalam kendaraan mau keluar, dipepet dari belakang dan dari samping. Bu Tifa bukan teroris, bukan pelaku kejahatan serius,&#8221; ujarnya dikutip dari tayangan Kompas TV, Sabtu (20\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengingatkan, sejak awal Roy dan Dokter Tifa tidak ditahan. Penahanan baru bisa dilakukan jika tersangka melarikan diri, mempersulit penyidikan, atau mengulangi perbuatannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Apakah berkas perkara yang sudah dinyatakan lengkap bisa disisipi penahanan? Enggak bisa. Itu nanti hanya pelimpahan administrasi tanggung jawab tersangka dan barang bukti,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ingatkan Etika Hoegeng, Sindir Pengawalan ke RS Kramat Jati<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Insiden ini membuat Oegroseno teringat Petisi 50 era Soeharto dan sosok mantan Kapolri Jenderal Purn Hoegeng Iman Santoso yang dikenal berintegritas dan punya hati nurani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama bertugas, ia mengaku belajar dari Hoegeng untuk selalu memakai nurani. Untuk kasus Roy dan Dokter Tifa, ia menilai penyidik harus bertindak profesional dan proporsional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Lah kalau sekarang ini, mau dibawa ke Kramat Jati, ke rumah sakit? Biasanya dokter bisa didatangkan ke sini. Apa susahnya? Bukan saya melarang. Tapi kan ada etika yang bisa diatur,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, tersangka yang ditangkap polisi biasanya diperiksa kesehatan oleh dokter yang datang, bukan langsung dibawa ke rumah sakit. Kecuali ada penyakit yang butuh lab atau permintaan keluarga dan kuasa hukum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Polda Metro: Ini Rangkaian Proses Hukum<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjawab kritik itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penangkapan Roy dan Tifa bukan dadakan. Itu rangkaian proses hukum yang bisa dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Upaya paksa yang dilakukan penyidik merupakan rangkaian proses hukum. Dan ini dapat dipertanggungjawabkan,&#8221; kata Budi, Senin (22\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budi juga menyoroti pemindahan Roy dan Tifa ke RS Polri Kramat Jati sore hari usai ditangkap Jumat (19\/6\/2026). Ia menyebut itu kewajiban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Terhadap orang yang akan ditahan, kewajiban penyidik adalah melakukan pemeriksaan fisik dan psikis. Ini untuk memastikan kebutuhan di tahanan terkait penyakit bawaan. Penyakit menular juga jadi perhatian agar tidak ganggu tahanan lain,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/06\/23\/kritik-cara-polisi-menangkap-dokter-tifa-oegroseno-ingatkan-etika-hoegeng-kuasa-hukum-ungkap-kondisi-terkini\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET JAKARTA \u2014 Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) yang dipakai Polda Metro Jaya saat menangkap<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18594,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-18593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-300x169.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-768x432.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-1024x576.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET JAKARTA \u2014 Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) yang dipakai Polda Metro Jaya saat menangkap","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp.webp",1200,675,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-300x169.webp",300,169,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Oegroseno.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18593\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}