{"id":17474,"date":"2026-06-12T14:22:39","date_gmt":"2026-06-12T07:22:39","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/06\/12\/resep-kepemimpinan-ala-wakil-menteri-dalam-negeri-bima-arya\/"},"modified":"2026-06-12T14:22:39","modified_gmt":"2026-06-12T07:22:39","slug":"resep-kepemimpinan-ala-wakil-menteri-dalam-negeri-bima-arya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/06\/12\/resep-kepemimpinan-ala-wakil-menteri-dalam-negeri-bima-arya\/","title":{"rendered":"Resep Kepemimpinan ala Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Bima Arya Sugiarto menceritakan perjalanan hidupnya hingga mencapai titik saat ini. Ia meyakini sejumlah faktor yang menjadikan dirinya berada pada posisi saat ini.<\/p>\n<p>Bima yang saat ini menjabat Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis atau kecakapan politik, tetapi terutama oleh kuatnya ideologi, nilai, dan keberpihakan yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan.<\/p>\n<p>Saat Bedah Buku \u201cBabad Alas\u201d di Universitas Paramadina Kampus Cipayung, Bima membagikan perjalanan hidupnya sejak menjadi dosen di Universitas Paramadina, berkarier sebagai konsultan dan pengamat politik, hingga akhirnya memutuskan meninggalkan zona nyaman untuk maju sebagai Wali Kota Bogor.<\/p>\n<p>Menurutnya, keputusan tersebut lahir dari kegelisahan pribadi mengenai makna kebermanfaatan hidup di tengah kenyamanan profesi yang telah dijalaninya.<\/p>\n<p>\u201cKarena saya ingat nasihat bapak saya, \u2018<em>Khoirunnas anfa\u2019uhum linnas\u2019<\/em>, menjadi manusia itu harus berarti. Dan saya merasa ini arti saya kalau <em>ngomong doang<\/em> di kampus <em>ngapain<\/em>? Bicara <em>aja<\/em> di seminar <em>ngapain<\/em>? Apa yang harus saya lakukan untuk kota saya tercinta?\u201d ungkap Bima.<\/p>\n<p>Ia mengakui bahwa meninggalkan profesi sebagai dosen dan konsultan politik merupakan keputusan penuh risiko. Namun, menurutnya, kepemimpinan selalu menuntut keberanian keluar dari zona nyaman.<\/p>\n<p>\u201c<em>Life begins at the end of comfort zone<\/em>. Karena udah nyaman banget jadi pengamat politik. Tapi ya itu sudah nyaman, lalu <em>ngapain<\/em>?\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bima menjelaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah dirinya memenangkan Pilkada Kota Bogor. Memimpin birokrasi dan menghadapi beragam kepentingan yang saling bertabrakan jauh lebih sulit dibandingkan memenangkan kontestasi politik.<\/p>\n<p>Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa seorang pemimpin tidak dapat menghadapi semua persoalan dengan pendekatan konfrontatif. Ia mengibaratkan proses tersebut dengan filosofi \u201cbabad alas\u201d dalam kisah pewayangan, di mana seorang pemimpin harus mampu memilih strategi terbaik tanpa menciptakan terlalu banyak permusuhan.<\/p>\n<p>Menurut Bima, fondasi utama dalam menghadapi berbagai dilema tersebut adalah ideologi dan nilai yang diyakini sejak awal.<\/p>\n<p>\u201cMengatasi dilema pilihan yang sulit itu hanya akan bisa ditolong, dikuatkan oleh ideologi, nilai, atau keberpihakan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menyontohkan berbagai keputusan yang diambil selama memimpin Kota Bogor, mulai dari pemberantasan praktik perizinan yang mengatasnamakan wali kota, keberpihakan terhadap penggunaan produk lokal oleh aparatur sipil negara, hingga penyelesaian persoalan sosial dan keberagaman melalui dialog yang panjang.<\/p>\n<p>Bima juga mengungkapkan bahwa nilai-nilai kepemimpinannya dibentuk oleh keluarga, pengalaman akademik, serta tradisi intelektual Universitas Paramadina yang diwariskan oleh almarhum Nurcholish Madjid.<\/p>\n<p>\u201cYang membantu menuntun saya menyelesaikan Kota Bogor adalah ideologi. Ideologi atau nilai itu datang dari satu proses yang panjang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Bima, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai proyek fisik, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu memelihara harapan warga terhadap masa depan daerahnya.<\/p>\n<p>\u201c<em>Leaders are dealers of hope<\/em>,\u201d kata Bima.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa berbagai program penataan ruang publik, pembangunan pedestrian, revitalisasi kawasan kota, hingga kembali diraihnya Piala Adipura menjadi bagian dari strategi \u201cmencicil harapan\u201d masyarakat Kota Bogor.<\/p>\n<p>Bima juga menyoroti pentingnya kedekatan pemimpin dengan masyarakat. \u201cDatanglah di kala suka dan duka kepada warga, maka kalian akan dikenang seumur-umur,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan bahwa pemimpin juga harus mampu merawat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, baik kelompok akar rumput, komunitas, akademisi, maupun kalangan elite pemerintahan.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/iconic-leader\/resep-kepemimpinan-ala-wakil-menteri-dalam-negeri-bima-arya\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bima Arya Sugiarto menceritakan perjalanan hidupnya hingga mencapai titik saat ini. Ia meyakini sejumlah faktor yang menjadikan dirinya berada pada<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-17474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-150x150.jpeg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-300x185.jpeg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-768x474.jpeg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466.jpeg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466.jpeg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466.jpeg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-392x272.jpeg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-390x205.jpeg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-130x90.jpeg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-800x445.jpeg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-150x150.jpeg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466.jpeg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Bima Arya Sugiarto menceritakan perjalanan hidupnya hingga mencapai titik saat ini. Ia meyakini sejumlah faktor yang menjadikan dirinya berada pada","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466.jpeg",900,556,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-300x185.jpeg",300,185,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/bima-Arya-3-scaled-e1781248684466-150x150.jpeg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}