{"id":15015,"date":"2026-05-18T18:21:31","date_gmt":"2026-05-18T11:21:31","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/05\/18\/nilai-tukar-rupiah-tembus-rp17-600-gubernur-bi-yakin-kembali-menguat-ke-rp16-200-rp16-800\/"},"modified":"2026-05-18T18:21:31","modified_gmt":"2026-05-18T11:21:31","slug":"nilai-tukar-rupiah-tembus-rp17-600-gubernur-bi-yakin-kembali-menguat-ke-rp16-200-rp16-800","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/05\/18\/nilai-tukar-rupiah-tembus-rp17-600-gubernur-bi-yakin-kembali-menguat-ke-rp16-200-rp16-800\/","title":{"rendered":"Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.600, Gubernur BI Yakin Kembali Menguat ke Rp16.200\u2013Rp16.800"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Bank Indonesia <span style=\"font-weight: 400;\">optimistis nilai tukar rupiah yang saat ini melemah hingga di atas Rp17.600 per dolar Amerika Serikat akan kembali menguat pada semester II 2026.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Gubernur <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Perry Warjiyo<\/span><\/span> mengatakan pelemahan rupiah saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi domestik. Fundamental yang dimaksud merujuk pada proyeksi nilai tukar yang ditetapkan dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DPR. Dalam asumsi dasar makro APBN 2026, nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di level Rp16.500 per dolar AS, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen dan tingkat inflasi sekitar 2,5 persen.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perry mengatrakan bahwa bank sentral memandang posisi rupiah saat ini masih berada dalam kondisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">undervalue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, BI masih mempertahankan proyeksi rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang 2026 di level Rp16.500 per dolar AS, dengan rentang pergerakan sekitar Rp16.200 hingga Rp16.800 per dolar AS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Itu masih kami meyakini, karena rata-rata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">year to date<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya 16.900,\u201d ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Senin (18\/5).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perry menjelaskan, tekanan terhadap rupiah meningkat pada April hingga Juni akibat tingginya kebutuhan devisa untuk pembayaran dividen, pembayaran utang luar negeri, serta kebutuhan musiman seperti keberangkatan jemaah haji.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cApril, Mei, Juni ini ada demand untuk devisa besar. Biasanya ada jemaah haji, pembayaran dividen, dan juga pembayaran utang,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Perry memperkirakan tekanan itu akan mulai mereda pada Juli hingga Agustus sehingga rupiah berpotensi kembali menguat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam paparannya, Perry juga menyinggung tekanan global yang memicu penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. Faktor tersebut antara lain ketegangan geopolitik di Timur Tengah, tingginya inflasi Amerika Serikat, hingga ekspektasi suku bunga bank sentral AS atau The Fed yang bertahan tinggi lebih lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi itu, kata dia, mendorong kenaikan imbal hasil US Treasury dan memicu arus modal keluar dari negara berkembang menuju Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAkhirnya dolarnya kuat. Dolarnya kuat memberi tekanan kepada nilai tukar seluruh dunia, termasuk kepada rupiah,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadapi situasi tersebut, BI mengubah orientasi kebijakan moneternya dari sebelumnya pro pertumbuhan menjadi lebih fokus menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<em>Monetary policy<\/em> mulai tahun ini adalah<em> pro-stability<\/em>,\u201d kata Perry.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan fiskal pemerintah tetap diarahkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang meningkat.<\/span><\/p>\n<p><b>7 Langkah Kebijakan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perry memaparkan setidaknya tujuh langkah kebijakan yang ditempuh BI untuk meredam tekanan terhadap rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan domestik. Langkah pertama adalah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar domestik (spot dan Domestic Non-Deliverable Forward\/DNDF), \u00a0maupun luar negeri (<em class=\"eujQNb\" data-sfc-root=\"c\" data-sfc-cb=\"\" data-copy-service-computed-style=\"font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 0px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(10, 10, 10);\">Non-Deliverable Forward\/<\/em>NDF).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perry mengungkapkan cadangan devisa Indonesia memang turun sekitar US$10 miliar akibat intervensi tersebut, namun levelnya masih jauh di atas indikator kecukupan internasional yang ditetapkan IMF.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cCadangan devisa kami masih lebih dari cukup,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah kedua ialah memperkuat instrumen suku bunga. BI mulai menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) hampir 100 basis poin untuk menarik kembali aliran modal asing yang sempat keluar dari pasar domestik. Kebijakan tersebut, kata Perry, mulai menunjukkan hasil dengan kembalinya arus modal masuk (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inflow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) ke instrumen SRBI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mencatat, pada kuartal I 2026 pasar saham mengalami arus keluar Rp26,06 triliun dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencatat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">outflow<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Rp25,1 triliun. Namun setelah penyesuaian suku bunga SRBI, aliran dana asing mulai kembali masuk. Pada April 2026, inflow mencapai Rp48,2 triliun dan bertambah Rp27,05 triliun hingga 8 Mei 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKeseluruhan tahun SRBI (setelah kenaikan SRBI) sudah inflow Rp105,16 triliun,\u201d kata Perry.<\/span><\/p>\n<p>Langkah ketiga adalah pembelian SBN dari pasar sekunder. BI membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga likuiditas, memperkuat stabilitas rupiah, serta mendukung koordinasi fiskal-moneter. Hingga Mei 2026, pembelian SBN oleh BI mencapai Rp133,39 triliun setelah sepanjang 2025 tercatat Rp332,14 triliun.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/art-of-execution\/nilai-tukar-rupiah-tembus-rp17-600-gubernur-bi-yakin-kembali-menguat-ke-rp16-200-rp16-800\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bank Indonesia optimistis nilai tukar rupiah yang saat ini melemah hingga di atas Rp17.600 per dolar Amerika Serikat akan kembali<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15016,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-15015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-300x137.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-768x351.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-1024x469.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Bank Indonesia optimistis nilai tukar rupiah yang saat ini melemah hingga di atas Rp17.600 per dolar Amerika Serikat akan kembali","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI.jpg",1132,518,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-300x137.jpg",300,137,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/BI-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15015"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15015\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}