{"id":12742,"date":"2026-04-26T22:32:09","date_gmt":"2026-04-26T15:32:09","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/04\/26\/kpk-penegakan-hukum-masih-lemah-untuk-tindak-pelanggaran-pemilu\/"},"modified":"2026-04-26T22:32:09","modified_gmt":"2026-04-26T15:32:09","slug":"kpk-penegakan-hukum-masih-lemah-untuk-tindak-pelanggaran-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/04\/26\/kpk-penegakan-hukum-masih-lemah-untuk-tindak-pelanggaran-pemilu\/","title":{"rendered":"KPK: Penegakan Hukum Masih Lemah untuk Tindak Pelanggaran Pemilu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilihan umum (pemilu) di Indonesia masih belum optimal, baik di tingkat nasional maupun daerah.<\/p>\n<p>Temuan KPK tersebut merupakan bagian dari kajian pencegahan korupsi yang dilakukan Direktorat Monitoring pada 2025.<\/p>\n<p>\u201cPenegakan hukum atas pelanggaran pemilu pun dinilai belum berjalan optimal,\u201d ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada jurnalis di Jakarta, Sabtu (25\/04\/2026).<\/p>\n<p>Dalam kajian yang sama, KPK juga menemukan indikasi praktik penyuapan kepada penyelenggara pemilu yang diduga bertujuan memengaruhi hasil pemilu.<\/p>\n<p>\u201cKPK dalam kajiannya menemukan adanya indikasi penyuapan kepada penyelenggara pemilu yang bertujuan untuk memanipulasi hasil elektoral,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, KPK mengidentifikasi celah dalam proses rekrutmen dan seleksi penyelenggara pemilu. Celah ini dinilai berpotensi melahirkan penyelenggara yang tidak berintegritas.<\/p>\n<p>\u201cSelain itu, masih terdapat celah pada proses rekrutmen dan seleksi penyelenggara pemilu sehingga berpotensi melahirkan penyelenggara yang tidak berintegritas,\u201d ujar Budi.<\/p>\n<p>Berdasarkan temuan tersebut, KPK mengusulkan lima langkah perbaikan untuk memperkuat sistem pemilu dan menekan risiko korupsi.<\/p>\n<p>Pertama, memperbaiki mekanisme seleksi penyelenggara pemilu dengan meningkatkan transparansi serta melibatkan publik dalam penelusuran rekam jejak. Upaya ini juga didukung melalui optimalisasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).<\/p>\n<p>Kedua, menata ulang proses kandidasi partai politik, termasuk melalui persyaratan minimal keanggotaan dan penghapusan aturan yang membuka ruang intervensi elite partai.<\/p>\n<p>Ketiga, mereformasi pembiayaan kampanye dengan mengatur metode kampanye serta membatasi penggunaan uang tunai.<\/p>\n<p>Keempat, menerapkan sistem pemungutan dan rekapitulasi suara secara elektronik secara bertahap di tingkat nasional dan daerah.<\/p>\n<p>Kelima, memperkuat penegakan hukum pemilu dengan memperjelas norma, memperluas subjek hukum menjadi semua pihak yang terlibat sebagai pemberi maupun penerima, serta menyelaraskan regulasi antara pemilu legislatif dan pemilihan kepala daerah.<\/p>\n<p>Budi pun menilai perbaikan menyeluruh terhadap aspek penegakan hukum, tata kelola, dan sistem teknis pemilu diperlukan untuk menjaga integritas proses demokrasi serta mencegah praktik korupsi sejak tahap awal.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/politics\/kpk-penegakan-hukum-masih-lemah-untuk-tindak-pelanggaran-pemilu\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilihan umum (pemilu) di Indonesia masih belum optimal, baik di tingkat<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7608,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-12742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-300x166.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-768x425.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilihan umum (pemilu) di Indonesia masih belum optimal, baik di tingkat","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873.jpg",847,469,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-300x166.jpg",300,166,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-kantor-e1756183721873-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7608"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}