{"id":1060,"date":"2024-05-16T23:57:44","date_gmt":"2024-05-16T16:57:44","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2024\/05\/16\/kurangi-porsi-investasi-pada-sektor-sumber-daya-alam-saratoga-akuisisi-rumah-sakit-brawijaya\/"},"modified":"2024-05-16T23:57:44","modified_gmt":"2024-05-16T16:57:44","slug":"kurangi-porsi-investasi-pada-sektor-sumber-daya-alam-saratoga-akuisisi-rumah-sakit-brawijaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2024\/05\/16\/kurangi-porsi-investasi-pada-sektor-sumber-daya-alam-saratoga-akuisisi-rumah-sakit-brawijaya\/","title":{"rendered":"Kurangi Porsi Investasi pada Sektor Sumber Daya Alam, Saratoga Akuisisi Rumah Sakit Brawijaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>PT Saratoga Investama Sedaya Tbk [SRTG] mengocok ulang portofolio investasinya. Perusahaan investasi yang berdiri 1997 ini mengurangi porsi portofolionya pada sektor sumber daya alam dengan mengembangkan platform baru yaitu sektor kesehatan [<em>healthcare<\/em>].<\/p>\n<p>Setelah pada 2023 berinvestasi di perusahaan klinik kecantikan yaitu ZAP, pada tahun ini Saratoga kembali\u00a0 berinvestasi pada sektor kesehatan dengan mengakuisisi Rumah Sakit Brawijaya.<\/p>\n<p>\u201cPada kuartal I 2024 Saratoga mengakuisisi kepemilikan mayoritas di Rumah Sakit Brawijaya,\u201dungkap Devin Wirawan, Direktur Investasi Saratoga pada acara paparan publik di Jakarta, Kamis (16\/5).<\/p>\n<p>Devin menjelaskan Rumah Sakit Brawijaya adalah jaringan rumah sakit yang memiliki dan mengoperasikan 5 rumah sakit dan 2 klinik. Perusahaan ini bermulai dari sebuah rumah sakit ibu dan anak di kawasan Antasari, Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>\u201cPerusahaan ini didukung oleh manajemen berpengalaman yang telah terbukti kemampuannya dalam ekspansi bisnis. Kami berkomitmen penuh untuk terlibat aktif dan untuk memastikan pertumbuhan Brawijaya karena kami yakin Brawijaya memiliki fondasi yang diperlukan untuk menjadi pemain rumah sakit terdepan Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Devin menolak menyebutkan jumlah saham yang diakuisisi dari pemilik Rumah Sakit Brawijaya, termasuk juga nilai akuisisinya.<\/p>\n<p>Namun, ia mengtakan nilai akuisisi rumah sakit tersebut merupakan bagian dari US$100 juta hingga US$150 juta yang dianggarkan setiap tahun oleh Saratoga untuk investasi baru.<\/p>\n<p>Devin juga menyampaikan pembelian saham Rumah Sakit Brawijaya ini dilakukan Saratoga dengan menggandeng satu mitra lokal yang juga tidak dia sebutkan indentitasnya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, saat ini rumah sakit tersebut dimiliki mayoritas oleh Saratoga, kemudian satu mitra lokal dan keluarga pemilik lama.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa Kembali akuisisi Rumah Sakit?<\/strong><\/h2>\n<p>Masuk ke sektor kesehatan bukanlah hal baru bagi Saratoga. Tahun 2016, perusahaan yang dimiliki oleh Edwin Soeryadjaya [35,05%) dan Sandiga Uno [21,51%] ini berinvestasi di Rumah Sakit Awal Bros yang kemudian berubah nama menjadi Primaya Hospital atau PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY).<\/p>\n<p>Namun, pada 2023 lalu Saratoga mendivestasikan kepemilikannya\u00a0 di Primaya Hospital.<\/p>\n<p>Devin mengatakan, divestasi Primaya dilakukan karena investasi Saratoga di perusahaan itu dilakukan dengan skema <em>private equity<\/em> yang dibatasi waktu.<\/p>\n<p>\u201cJadi, walaupun kami masih sangat yakin dengan performa perusahaan, tetapi sayangnya kita harus jual,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Devin mengatakan investasi Saratoga pada sektor kesehatan tak hanya pada rumah sakit, tetapi juga sub sektor kesehatan lainnya seperti klinik kecantikan. Karena itulah, tahun lalu Saratoga juga berinvestasi pada klinik ZAP.<\/p>\n<p>Saat ini, jelas Devin, mayoritas portofolio investasi Sartoga adalah pada sektor sumber daya alam yaitu mencapai sekitar 50%, antara lain melalui Adaro Energy Indonesia Tbk dan Merdeka Copper Gold Tbk.<\/p>\n<p>Kontributor terbesar kedua adalah infrastruktur digital yaitu sekitar 30% dan 15% berbagai sektor lainnya.<\/p>\n<p>Ia tidak memerinci secara spesifik kontribusi sektor kesehatan. Namun, ia mengatakan Saratoga akan terus meningkatkan nilai investasi pada sektor kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cTujuan kita adalah kita ingin meningkatkan kontribusi dari sektor-sektor non komoditas sumber daya alam,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Alasannya, jelas dia, karena harga komoditas berfluktuasi di luar kontrol manajemen perusahaan. Meskipun manajemen sudah melakukan berbagai upaya seperti meningkatkan produksi dan efisiensi operasi, tetapi harga komoditas tidak bisa dikontrol.<\/p>\n<p>Karena itulah, tambah dia, pemegang saham memberi mandat kepada manajemen Saratoga untuk menambah platform investasi untuk bisa dikembangkan.<\/p>\n<p>\u201cMenurut kami yang paling berpotensi adalah sektor <em>healthcare<\/em>, karena kami sudah memiliki rekam jejak yang bagus di rumah sakit melalu investasi kami di Primaya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tetapi, ia menambahkan peningkatan investasi pada sektor non sumber daya alam ini tidak berarti dengan mendivestasikan kepemilikan pada perusahaan-perusahaan sumber daya alam.<\/p>\n<p>\u201cTetapi yang kita lakukan adalah menaikkan investasi di sektor-sektor non sumber daya alam. Akibatnya <em>exposure<\/em> secara keseluruhan persentase dari sumber daya alam tersebut akan berkurang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><!-- AI CONTENT END 2 --><\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/market-expansion\/kurangi-porsi-investasi-pada-sektor-sumber-daya-alam-saratoga-akuisisi-rumah-sakit-brawijaya\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Saratoga Investama Sedaya Tbk [SRTG] mengocok ulang portofolio investasinya. Perusahaan investasi yang berdiri 1997 ini mengurangi porsi portofolionya pada<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1061,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-1060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-300x225.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-768x576.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PT Saratoga Investama Sedaya Tbk [SRTG] mengocok ulang portofolio investasinya. Perusahaan investasi yang berdiri 1997 ini mengurangi porsi portofolionya pada","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan.jpg",800,600,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-300x225.jpg",300,225,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Devin-Wirawan-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1060"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1060\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1061"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}