BusinessNews

Bukan Sekadar Tambah Token, Upbit Indonesia Perketat Standar Kualitas Aset Digital


Di tengah menjamurnya proyek kripto dan bertambahnya pilihan token di pasar, Upbit Indonesia menegaskan tidak ingin menjadikan banyaknya aset sebagai satu-satunya tolok ukur pengembangan platform. Perusahaan menempatkan kualitas proyek, transparansi informasi, tata kelola, dan perlindungan konsumen sebagai landasan dalam menentukan aset digital yang layak diperdagangkan.

Komitmen itu menjadi bagian dari upaya Upbit Indonesia membangun kepercayaan pengguna sekaligus mendorong pertumbuhan industri aset digital yang lebih bertanggung jawab.

Head of Operations Upbit Indonesia, Irvan Tisnabudi mengatakan, perusahaan ingin menjadikan standar listing sebagai pembeda di tengah persaingan platform perdagangan aset kripto.

“Kami ingin menjadikan Upbit standar emas listing aset digital di Indonesia. Setiap listing harus melalui evaluasi serius dengan mengutamakan tata kelola, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen,” ujar Irvan dalam keterangan resminya pada Selasa (27/10) kemarin.

Bagi Upbit Indonesia, penambahan token bukan sekadar memperluas pilihan transaksi. Setiap proyek yang masuk ke platform diharapkan memiliki fundamental yang jelas, keterbukaan informasi yang memadai, serta komitmen pengembangan jangka panjang.

Persaingan di industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan banyaknya token yang tersedia, tetapi juga bagaimana platform membangun standar untuk menjaga kepercayaan pengguna.

Upbit Indonesia menilai kualitas proyek perlu menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan pilihan aset. Fundamental, transparansi, dan konsistensi pengembangan menjadi sejumlah aspek yang diperhatikan dalam membangun ekosistem perdagangan aset digital.

“Pertumbuhan industri bukan sekadar tentang jumlah aset yang tersedia, tetapi kualitas dan standar perlindungannya. Bagi Upbit, kualitas listing adalah fondasi kepercayaan dan pertumbuhan berkelanjutan,” kata Irvan.

Menurut Irvan, standar evaluasi yang tinggi juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung inovasi. Proyek aset digital dituntut memiliki arah pengembangan yang jelas dan menunjukkan komitmen terhadap ekosistemnya. Di sisi lain, pengguna membutuhkan informasi yang memadai untuk memahami karakteristik aset sebelum memutuskan bertransaksi.

“Listing di Upbit bukan sekadar akses ke pasar, melainkan pencapaian standar. Kami mendukung proyek dengan fundamental, transparansi, dan komitmen jangka panjang. Standar tinggi membuat inovasi lebih dapat dipercaya,” tambah Irvan.

Meski demikian, proses evaluasi dan pencantuman aset di platform tidak serta-merta menghilangkan risiko investasi. Harga aset digital tetap dapat bergerak tajam, sedangkan kualitas suatu proyek tidak menjamin keuntungan bagi investor.

Karena itu, pengguna tetap perlu melakukan riset mandiri, mempelajari informasi proyek, dan memahami potensi kerugian sebelum mengambil keputusan investasi.

Siapkan Program Airdrop
Selain menegaskan standar kualitas listing, Upbit Indonesia juga tengah menyiapkan program airdrop bagi pengguna.

Perusahaan menyatakan informasi lebih lanjut mengenai jenis aset, periode pelaksanaan, kriteria peserta, dan mekanisme distribusi akan diumumkan melalui kanal resmi Upbit Indonesia.
Pengguna diimbau mencermati ketentuan program dan memverifikasi setiap informasi melalui saluran komunikasi resmi perusahaan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi penipuan oleh pihak yang mengatasnamakan Upbit Indonesia.

Melalui penguatan standar listing dan penyampaian informasi yang transparan, perusahaan berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas industri aset digital di Indonesia.

Pada akhirnya, pertumbuhan platform tidak hanya ditentukan oleh banyaknya aset yang diperdagangkan, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan, menyediakan informasi yang memadai, dan mengelola risiko secara bertanggung jawab.

PT Upbit Exchange Indonesia menyatakan bahwa perusahaan berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Upbit Indonesia didirikan pada 2018 sebagai anak perusahaan Upbit APAC Pte. Ltd. Sejak 2019, perusahaan tercatat sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Upbit APAC mengoperasikan Upbit Singapura, Upbit Thailand, Upbit Indonesia, dan VerifyVASP. Upbit Singapura merupakan Lembaga Pembayaran Utama di bawah Monetary Authority of Singapore (MAS), sedangkan Upbit Thailand merupakan platform perdagangan dan pialang aset digital di bawah Securities and Exchange Commission (SEC) Thailand.

Di Indonesia, Upbit beroperasi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di bawah pengawasan OJK. Sementara itu, VerifyVASP menyediakan solusi Travel Rule untuk aset digital yang mengacu pada standar Financial Action Task Force (FATF).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *