JK Kembali Bicara soal Ijazah Jokowi, Tegaskan Dirinya Bukan Penuding

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla kembali menjelaskan sikapnya dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
JK menegaskan dirinya percaya ijazah Jokowi asli. Atas dasar keyakinan itu, ia mempertanyakan alasan dokumen tersebut tidak diperlihatkan kepada publik untuk mengakhiri perdebatan.
Pernyataan tersebut disampaikan JK dalam The Johan Budi Podcast yang tayang pada Sabtu (24/10/2026).
Dalam perbincangan itu, ia menegaskan bahwa sikapnya berbeda dari pihak yang menuding ijazah Jokowi palsu.
“Saya percaya ijazah beliau itu asli. Karena asli, maka ditunjukkan saja,” ujar JK, dilansir Warta Ekonomi.
Johan Budi mengingatkan bahwa pernyataan JK sebelumnya sempat menuai reaksi keras. Menanggapi hal itu, JK mempertanyakan bagian mana dari pernyataannya yang dianggap bermasalah.
“Apa yang salah dengan statement saya?” katanya.
JK Tegaskan Tidak Menuding Ijazah Jokowi Palsu
JK menolak disamakan dengan pihak yang meragukan keaslian ijazah Jokowi. Ia secara tegas menyatakan bahwa dirinya justru percaya dokumen tersebut asli.
“Kalau Roy Suryo mengatakan bahwa palsu, saya mengatakan tidak,” ujarnya.
Menurut JK, persoalan yang ia soroti bukanlah tuduhan bahwa ijazah Jokowi palsu, melainkan keberatan terhadap usul agar dokumen tersebut diperlihatkan kepada publik.
“Kenapa tidak mau ditunjukkan?” tanyanya.
JK berpandangan, jika dokumen itu asli, memperlihatkannya dapat membantu meredakan polemik yang telah berlangsung lama.
Ia menilai langkah tersebut bisa menjadi jalan untuk menghentikan perdebatan yang terus berulang di tengah masyarakat.
Pernah Sampaikan Usulan Serupa pada April 2026
Pernyataan JK dalam podcast tersebut sejalan dengan sikap yang pernah disampaikannya pada April 2026.
Saat itu, setelah melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik, JK kembali menyarankan agar Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik.
Dalam keterangannya ketika itu, JK mengatakan perdebatan mengenai ijazah telah berlangsung selama sekitar dua hingga tiga tahun dan menimbulkan keresahan di masyarakat.
Ia mengaku menyampaikan saran tersebut sebagai pihak yang percaya kepada Jokowi dan ingin persoalan itu segera selesai.
JK juga menyebut dirinya berada dalam posisi netral terkait perdebatan keaslian ijazah tersebut. Ia menekankan bahwa permintaannya untuk memperlihatkan dokumen tidak berarti dirinya ikut menuduh Jokowi menggunakan ijazah palsu.
Usulan JK Sempat Mendapat Tanggapan dari Lingkaran Jokowi
Permintaan JK agar ijazah diperlihatkan kepada publik sebelumnya mendapat tanggapan dari sejumlah pihak di lingkaran Jokowi.
Petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus disebut mengaku sempat tertawa bersama Jokowi ketika membahas usulan tersebut. Bestari juga disebut menantang JK untuk memperlihatkan ijazah dan buku nikahnya kepada publik.
Source link
