Dedi Mulyadi Jadi Kuda Hitam Pilpres 2029, SMRC Ungkap Prabowo-Gibran Sulit Menang

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang mengungguli Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka jika keduanya berhadapan langsung dalam simulasi pemilihan presiden. Dalam simulasi dua nama, AHY memperoleh dukungan 41,6 persen, sedangkan Gibran meraih 36 persen.
Hasil survei nasional yang digelar pada 1–10 Oktober 2026 itu memperlihatkan persaingan keduanya masih terbuka. Selisih dukungan AHY dan Gibran mencapai 5,6 poin persentase, sementara 22,4 persen responden belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban.
Temuan tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai potensi persaingan politik menuju Pemilihan Presiden 2029. Namun, hasil simulasi ini belum dapat dibaca sebagai prediksi pasti karena dukungan pemilih masih dapat berubah seiring perkembangan politik dan penilaian masyarakat terhadap para kandidat.
Gibran Unggul Tipis dari AHY dalam Simulasi Tiga Nama
Dalam simulasi yang melibatkan Gibran, AHY, dan Presiden Prabowo Subianto, posisi Gibran masih berada di urutan teratas.
Gibran memperoleh dukungan 29,7 persen, disusul AHY dengan 28,2 persen. Sementara itu, Prabowo meraih 22,7 persen. Sebanyak 19,4 persen responden belum menentukan pilihan atau tidak menjawab.
Selisih dukungan Gibran dan AHY hanya 1,5 poin persentase. Angka ini menunjukkan keduanya memiliki tingkat dukungan yang relatif berdekatan ketika Prabowo turut dimasukkan dalam simulasi.
Namun, peta dukungan berubah ketika persaingan dipersempit menjadi dua nama. AHY justru unggul atas Gibran dengan selisih 5,6 poin persentase.
Perbedaan hasil tersebut memperlihatkan bahwa posisi kandidat dalam survei tidak hanya berkaitan dengan besarnya dukungan yang dimiliki, tetapi juga dengan komposisi lawan yang dihadapkan kepada responden.
Dedi Mulyadi Unggul Jauh dalam Simulasi 24 Nama
Dalam simulasi semi-terbuka yang melibatkan 24 nama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin dengan elektabilitas 35,5 persen.
Jarak Dedi dengan kandidat lain terbilang lebar. Anies Baswedan berada di posisi berikutnya dengan 10,3 persen, disusul Prabowo Subianto sebesar 9,8 persen dan Gibran Rakabuming Raka dengan 8,4 persen.
Purbaya Yudhi Sadewa dan Ganjar Pranowo masing-masing memperoleh 5 persen. Adapun AHY meraih 2,1 persen.
Dalam simulasi ini, 13,9 persen responden belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban.
Dominasi Dedi menunjukkan bahwa dukungannya dalam simulasi tersebut jauh melampaui tokoh-tokoh lain yang diuji. Meski demikian, hasil dalam simulasi dengan banyak kandidat tidak bisa langsung disamakan dengan persaingan ketika pilihan hanya menyisakan dua atau tiga nama.
Source link
