Balas Dingin Sindiran Dokter Tifa, Dian Sandi PSI: Pantas Mutar-muter, Ternyata Pengacaranya Blender

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Perseteruan di X antara Direktur Media Sosial (Medsos) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, dengan terdakwa dugaan fitnah ijazah Jokowi, Dokter Tifauzia Tyasumma, mendadak memanas.
Dian membalas sindiran Dokter Tifa dengan gaya santai namun menohok.
Ia merespons cuitan Dokter Tifa di platform X yang menyebut dirinya akan segera dipanggil sebagai saksi dalam sidang pokok perkara ke-4 pada Kamis (22/10/2026).
Dalam cuitannya, Tifa menyebut saksi atas nama Dian Sandi Utama (DSU) ‘ambyar’ dan menyinggung soal ‘mesin blender’ serta kondisi ekonomi para pendukung Jokowi (Termul).
Menanggapi hal itu, Dian justru menyinggung soal pengacara Dokter Tifa.
Dengan kalimat sedikit sarkas, ia menyebut bahwa pengacara Tifa pantas disebut sebagai ‘blender’ karena sering memutar-mutar pembahasan.
“Baru tau ternyata pengacaranya disebut blender. Pantas muter-muter gitu,” ujar Dian, dikutip fajar.co.id, Rabu (21/10/2026).
Dian Sandi: Moso Kasus Orang Saya Jadikan Ladang Cari Cuan?
Lebih lanjut, Dian membantah tudingan yang menyebut dirinya mencari keuntungan finansial (cuan) dari kasus yang menyeret Dokter Tifa.
Ia menegaskan bahwa sebagai Direktur Medsos PSI, dirinya bekerja untuk kepentingan partai, bukan untuk memperkaya diri sendiri.
“Yo saya gini-gini aja buk. Moso kasus orang saya jadikan ladang cari cuan?” tegasnya.
Sindiran Dokter Tifa dan ‘Mesin Blender’
Sebelumnya, dalam cuitan di akun X miliknya, Dokter Tifa menyentil Dian Sandi dengan menyebutnya akan mendatangi ‘mesin blender’.
Ia mengklaim telah memeriksa dan meneliti BAP saksi atas nama DSU bersama tim advokatnya.
“Dian Sandi mendatangi mesin blender! Biang keladi dari semua kegaduhan ini akan dipanggil jadi saksi pada sidang pokok perkara ke-4, Kamis 22 Oktober 2026. Saya dan Tim Advokat sudah memeriksa dan meneliti BAP saksi atas nama DSU ini,” kata Tifa.
Ia pun menyimpulkan bahwa BAP tersebut ‘ambyar’ dan menyindir kondisi ekonomi para loyalis Jokowi yang kini sudah tajir melintir.
“Setermul-termulnya para Termul ini adalah yang paling apes. Termul-termul setelah menyalak menggonggong 600 hari saya lihat sudah pakai Mercy, Alphard, Pajero ketika wara-wiri Talkshow sana sini,” Tifa menuturkan.
“Meningkat mereka dari setahun lalu masih pakai Avanza dan Mobilio butut sekarang sudah mulai pada tajir. Cuma orang ini yang aduh, amsyong betul nasibnya,” sindirnya.
Tifa juga menegaskan bahwa ia telah menyiapkan ‘mesin blender’ dengan mata pisau sebanyak 300 halaman untuk membedah BAP saksi tersebut dalam persidangan.
Source link
