Anak Buah Surya Paloh: Hantam Jokowi, Hantam Gibran, Ujungnya Ingin Turunkan Prabowo

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, menyebut manuver politik sejumlah pihak yang selama ini mengkritik Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada akhirnya mengarah pada upaya melemahkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Irma menduga Roy Suryo hingga Denny Indrayana dan pihak-pihak yang sejalan dengan mereka memiliki target politik untuk menurunkan Prabowo dari kursi kepresidenan.
Menurut Irma, serangan terhadap Jokowi dan Gibran merupakan bagian dari strategi untuk menggerus dukungan politik terhadap Prabowo.
“Jadi target utama sebetulnya Prabowo. Enggak mampu, enggak berani, setengah-setengah takut dulu lewat Jokowi dulu. Hantam Jokowi,” ujar Irma, dikutip fajar.co.id, Senin (19/10/2026).
Ia kemudian menyinggung polemik yang terus menyeret nama Gibran. Menurutnya, ketika serangan terhadap Jokowi dinilai belum mencapai tujuan, perhatian politik kemudian beralih kepada wakil presiden.
“Enggak mempan, masih terus hantam Gibran ya. Ya kan? Karena dari sini dukungan itu akan runtuh terhadap Prabowo,” tukasnya.
Dukungan Jokowi Jadi Faktor Penting bagi Prabowo
Irma menilai pengaruh politik Jokowi masih menjadi faktor yang diperhitungkan dalam persaingan politik nasional.
Ia beranggapan, melemahnya dukungan terhadap mantan presiden tersebut berpotensi berdampak pada dukungan kepada Prabowo.
“Begitu dukungan terhadap Prabowo runtuh dari begitu banyaknya simpatisan Jokowi, maka gampang menurunkan presiden,” sebutnya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa tokoh yang mendapat dukungan Jokowi memiliki peluang politik yang besar.
“Itu yang menjadi poin dari semua strategi politik mereka. Hancurkan Jokowi, maka semua yang akan didukung Jokowi enggak bakal menang. Kan itu sebetulnya. Ya kebelet berkuasa,” jelasnya.
Cerita Sikap NasDem Setelah Pilpres 2024
Tidak berhenti di situ, Irma turut menceritakan sikap Partai NasDem setelah kontestasi Pilpres 2024 berakhir.
Ia menyinggung keputusan Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk mendukung pemerintahan yang sah setelah pasangan yang didukung partainya dalam Pilpres 2024, Anies Baswedan, kalah dalam kontestasi.
“Contoh begini. Ketika NasDem mendukung Anis Baswedan, kalah, Ketua umum saya langsung menyatakan kami mendukung pemerintah yang sah,” ungkapnya.
Irma mengatakan dirinya secara pribadi sejak awal mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Setelah keputusan partai mendukung pemerintah, ia mengaku mengambil langkah untuk menjalankan perannya sebagai anggota DPR.
Source link
