Dede Budhyarto Pertanyakan Posisi dan Suara Parpol Pengusung di Tengah Gugatan yang Dihadapu Gibran, Chusnul Chotimah: Kena Karma

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah memberikan sorotannya ke Loyalis Jokowi, Dede Budhyarto.
Sorotan ini terkait pernyataan dari Dede Budhyarto yang mempertanyakan sikap atau posisi dari Partai Pengusung menyusul situasi yang dihadapi menyusul situasi gugatan yang dihadapi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dari pertanyaan Dede itu, Chusnul Chotimah merasa simpati karena sampai saat ini belum ada Partai pengusung yang berbicaran dan malah memilih diam.
Apalagi, di situasi seperti inilah perlu ada suara yang diberikan oleh Partai-Partai pengusung itu.
“Kasian nah ada termul nangis-nangis kasus ijasah Gibran nggak ada parpol koalisi yg belain, jadi ikut sedih.😭😂,” tulis Chusnul Chotimah dikutip dari media sosial X pribadinya.
Ia bahkan menyinggung soal mantan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya memberikan dukungan ke Partai-Partai tersebur.
Namun, situasi disebutnya kini seolah berbalik dan seolah Jokowi dan Gibran terkena karma menurutnya.
“Dulu didukung bapaknya, sekarang para ketua partai nggak ada yg dukung anaknya, termul ini sedang memperlihatkan bagaimana Jokowi Gibran kena karma, pengkhianat telah dikhianati.
Saya suka, saya suka.😝😂,” tuturnya
Pertanyakan Posisi Parpol
Sebelumnya, Dede Budhyarto mempertanyakan posisi dan respon dari para Partai Pengusung Prabowo-Gibran.
Ini disampaikan oleh Dede Budhyarto terkait situasi yang dihadapi oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terkait gugatan.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Dede Budhyarto mengatakan para Partai pengusung ini sebelumnya butuh panggung, legitimasi hingga dukungan.
Di tengah situasi ini, para Partai pengusung yang sudah mendapatkan tempat terbaik justru memilih untuk duduk manis.
Saat ini, isu ijazah Wapres Gibran sedang panas dan dapat serangan hebat. Justru para Partai pengusung ini justru diam saja di situasi ini.
“Dulu butuh panggung, butuh legitimasi, butuh dukungan all-out dari bapaknya.
Sekarang sudah duduk manis, kekuasaan sudah sah, kursi sudah hangat. Isu ijazah wapres digoyang, semuanya tetiba bisu,,semuanya diam seolah olah kerjasama dgn bantet Cs,” tulis Dede Budhyarto dikutip Jumat (25/9).
“Wahai para Ketua partai pengusung kemana wajah kalian….hahhh?,” tuturnya.
Pilih Menunduk
Lebih jauh, ia mengatakan posisi saat ini para Partai mengusung yang memilih diam dan sama sekali tidak berani untuk buka suara.
Dede mengatakan para Partai pengusung ini memilih untuk diam karena takut posisinya terancam hingga jatah kekuasan yang goyah.
Source link
