News

Pernyataan Gatot Nurmantyo bisa Buat Gugatan Ditolak, Hersubeno Arief: Dari Dalil Pemohon hingga Jawaban Termohon Publik yakin tidak Punya Ijazah



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Polemik soal gugatan keabsahan ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka sudah memasuki masa-masa penting.

Terbaru, ada pernyataan dari Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo yang cukup menarik dan jadi perbincangan dari polemik ini.

Gatot menyebut gugatan Denny Indrayana terkait syarat administrasi pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan menemui kegagalan alias ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kalau dari analisa dan keyakinan saya akan ditolak,” kata Gatot dalam wawancara di kanal YouTube Hersubeno Point.

Ia juga menambahkan kalau Presiden Prabowo ingin jabatannya langgeng, masih ada waktu, karena ia menyebut hakim MK tetap melihat isyarat dari Istana.

Gatot menilai kaki-kaki kekuasaan poros Solo atau ‘orang-orangnya’ Jokowi masih bercokol di rezim Prabowo.

“Seperti Kapolri, itu adalah ‘tangannya’ Pak Jokowi,” jelasnya.

“Posisi Pak Prabowo sangat berbahaya. Kalau gugatan ditolak, langkah selanjutnya adalah bagaimana Gibran menjadi presiden,” ujarnya

Pernyataan yang Cukup Masuk Akal

Dari pernyataan Gatot itu, Jurnalis Senior Hersubeno Arief pun mengaku pernyataan ini masuk akal dan bisa saja mengagalkan gugatan ini.

Walapun dari penilaiaanya, pernyataan itu meman cukup menjengkelkan untuk bisa diterima oleh publik di situasi seperti saat ini.

“Sinyalemen mantan Panglima TNI Jendral TNI, Gatot Nurmantyo bahwa gugatan pakar hukum Denny Indrayana dan kawan-kawan tentang keapsaan ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka akan ditolak oleh majelis hakim Mahkamah Kontitusi,” ungkap Hersubeno Arief diunggahan video lain di Channal YouTube pribadinya.

“Alasan Gatoto Nurmantio juga sangat masuk akal sesungguhnya, walaupun banyak yang jengkel. kenapa mesti ngomong seperti itu katanya membuat mereka yang berharap sebaliknya itu jadi tidak bersemangat begitu,” paparnya.

Ia pun memberikan alasan mengapa pernyataan itu bisa masuk akal. Mulai dari fakta soal Joko Widodo hingga posisi dari Presiden Prabowo Subianto.

Yang dimana, menurutnya kekuatan politik dari mantan Presiden Joko Widodo tak bisa dipungkiri sampai saat ini memang masih kuat.

Dan di sisi lain, untuk posisi dari Presiden Prabowo disebutnya memilih untuk mengalah atau bahkan diam menyikapi hal ini.

“Kenapa saya sebut masuk akal? ya karena Pak Gatot kan didasari dengan fakta-fakta yang sangat kuat bahwa posisi politik Joko Widodo itu mantan Presiden masih sangat kuat,” jelasnya.

“Sementara Presiden Prabowo Subianto tampaknya lebih memilih ya mengalah atau setidaknya tidak melakukan langkah apapun,” sambungnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *