News

Gibranisti Sebut Denny Indrayana Koruptor yang Diberi Panggung



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Kelompok relawan Gibranisti kembali merespons polemik syarat pendidikan dan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Gibranisti bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo.

Ketua Dewan Pembina Gibranisti, Bang Kendi, menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan masyarakat yang ingin mengkritik ataupun menggugat status pendidikan Gibran melalui jalur hukum.

Namun, Bang Kendi mempersoalkan Denny Indrayana yang menjadi salah satu pihak yang menggugat persoalan terkait syarat pendidikan Gibran di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita baru saja selesai diskusi dengan Pak Jokowi. Prinsipnya adalah Gibranisti ini adalah sekelompok anak muda yang memang sangat berharap kehadiran Gibranisti bisa bikin perimbangan terkait isu yang terjadi di luar sana,” ujar Bang Kendi, dikutip Selasa, 22 September 2026.

Menurut Bang Kendi, ruang kritik terhadap Gibran tetap terbuka. Ia mengatakan siapa pun berhak mempertanyakan ijazah maupun menggunakan mekanisme hukum jika memiliki keberatan terhadap status Gibran.

“Jadi kita sebagai kelompok, terutama Gibranisti ini, kami berdiri hari ini untuk mengingatkan kepada publik bahwa tidak masalah setiap orang mau mengkritik,” ujarnya.

Namun, sikap tersebut berubah ketika menyangkut Denny Indrayana. Bang Kendi kemudian mengaitkan kritiknya dengan persoalan pemberantasan korupsi dan perkara payment gateway yang pernah menjerat Denny saat menjabat Wakil Menteri Hukum dan HAM.

“Bagaimana mungkin harapan perampasan aset bisa terealisasi di tengah orang seperti Denny Indrayana yang seorang koruptor justru diberi panggung untuk bicara setiap hari,” tuturnya.

Bang Kendi juga kembali mempertanyakan pihak-pihak yang selama ini mendorong pemberantasan korupsi dan pemberian hukuman berat kepada pelaku korupsi.

“Bagaimana mungkin kemudian Tio dan kawan-kawan yang mengatasnamakan masyarakat, berjuang untuk agar kemudian para koruptor ini diadili bahkan dihukum mati misalnya,” ujar Bang Kendi.

Ia kemudian mengarahkan kritik tersebut kepada Denny yang kini terlibat dalam polemik syarat pendidikan Gibran.

“Orang mau mempertanyakan ijazah Mas Wapres silakan, orang mau memperkarakannya pun silakan. Tapi yang tidak boleh itu adalah kok seorang koruptor yang harus melakukan itu,” kata Bang Kendi.

Gibranisti Persilakan Gugatan Gibran

Bang Kendi menegaskan Gibranisti tidak bermaksud menutup ruang hukum bagi masyarakat yang ingin mempersoalkan status pendidikan maupun pencalonan Gibran.

Ia menyebut masyarakat tetap dapat menggunakan jalur hukum yang tersedia untuk menyampaikan keberatan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *