News

Akademisi Universitas Manchester Yanuar Nugroho ke Prabowo: Anda Sendiri yang Londo Ireng



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Akademisi University of Manchester Inggris, Yanuar Nugroho mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait londo ireng. Tudingan penghianat bangsa itu sebelumnya dialamatkan Prabowo kepada kelompok kritis.

Prabowo menyebut jurnalis, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) sebagai londo ireng atau pihak yang bekerja dengan bangsa lain untuk menjatuhkan bangsanya sendiri. Menurut Yanuar, hal tersebut sangat keterlaluan.

“londo ireng? Ini sudah keterlaluan,” kata Yanuar dikutip dari unggahannya di X, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, saat ini Indonesia porak-poranda karena kebijakan pemerintah. Lalu kin mencari pihak yang disalahkan.

Dituduhlah pihak yang disalahkan itu dari kelompok kritis. Mulai dari jurnalis, pengamat, hingga LSM.

“Negara porak-poranda karena kebijakan serampangan, lalu mencari kambing hitam warga sendiri –wartawan, pengamat, organisasi masyarakat sipil– dan menyebut mereka: “londo ireng.”,” jelasnya.

Alih-alih mengaminkan pernyataan Prabowo. Pendiri Nalar Institute itu menyebut Prabowo sendiri yang londo ireng.

“Saya kira, anda sendiri yang londo ireng,” pungkasnya.

Tudingan Prabowo

Pernyataan Prabowo disampaikan saat perayaan puncak hari lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta International Convention Center, Kamis (23/7/2026).

Mulanya, Prabowo menyebut telah menginstruksikan perbaikan sekolah. Jumlahnya mencapai 100.000 di tahun 2027.

“Tahun 2027, saya instruksikan harus lebih 100.000 sekolah yang sekian belas tahun tidak disentuh,” kata Prabowo.

Tapi menurutnya, ada media yang kerap mencari kesalahan. Meliput sekolah yang tak diperbaiki, padahal yang sudah diperbaiki sudah banyak.

“Ada juga media yang walaupun kita sudah perbaiki 67.000 sekolah, dia cari sekolah yang belum dipeebaiki. Dia foto besar, taruh di halaman pertama,” ujarnya.

Meski begitu, dia enggan membeberkan media dimaksud.

“Aduh. Dia kita kita nggak ngerti. Saya nggak sebut lah media mana itu, pada saatnya akan saya sebut,” imbuhnya.

Dia menegaskan, Indonesia negara demokrasi. Prabowo sendiri mengaku tak anti kritik.

“Kalian sudah tahu lah kita negara demokrasi, kita tidak anti kritik, tapi kita bukan anak kecil,” ujarnya.

Tapi menurutnya, selalu ada pihak yang senang berbakti pada bangsa lain. Itu la yang dia sebut sebagai londo ireng.

“Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain Itu yang dulu kita sebut londo ireng ya,” ungkapnya.

Jika dulu londo ireng bersama Belanda melawan bangsa sendiri. Sekarang sudah berbeda, kini dalam wujud profesi seperti jurnalis, pengamat, dan LSM.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *