Nanik S Deyang Tiba-tiba Mundur dari Kepala BGN, Jhon Sitorus: Jujur Ini Janggal Sih

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengundurkan diri dari jabatannya dan pergi ke luar negeri untuk menjalani pengobatan memantik perhatian publik.
Pegiat media sosial, Jhon Sitorus, paling aktif terlihat menyoroti rangkaian peristiwa tersebut.
Ia mengaku melihat adanya sejumlah kejanggalan yang membuat publik berhak mempertanyakan alasan di balik langkah Nanik.
Jhon mengaitkan pengunduran diri Nanik dengan absennya yang bersangkutan dalam sejumlah agenda penting BGN beberapa waktu terakhir.
Pengunduran Diri dan Keberangkatan ke Luar Negeri Nanik
Jhon menyebut waktu pengunduran diri Nanik dan keberangkatannya ke luar negeri terasa mengundang tanda tanya.
“Jujur ini janggal sih. Kemarin ngaku ga korup, sekarang tiba-tiba mundur dan tiba-tiba ke luar negeri,” ujar Jhon dikutip fajar.co.id, Rabu (22/7/2026).
Baginya, rangkaian kejadian tersebut sulit dianggap sekadar kebetulan.
“Rasanya tak mungkin ini sebuah kebetulan jika bukan karena terencana,” ucap Jhon.
Selain itu, Jhon juga menyinggung absennya Nanik dalam rapat pembahasan laporan keuangan BGN bersama DPR yang digelar pada pekan lalu.
Ia menekankan bahwa ketidakhadiran tersebut semakin menambah spekulasi di tengah perhatian publik terhadap persoalan yang sedang membelit lembaga tersebut.
“Btw, Nanik juga tidak hadir saat rapat laporan keuangan BGN bersama DPR Jum’at lalu,” imbuhnya.
Nanik Dikaitkan dengan Dugaan Korupsi MBG
Lebih jauh, Jhon melontarkan pertanyaan yang mengaitkan situasi tersebut dengan proses penanganan dugaan korupsi di BGN, khususnya pada tata kelola MBG.
Meski tidak menyampaikan bukti atas dugaan tersebut, ia mempertanyakan kemungkinan adanya hubungan antara pengunduran diri Nanik dengan proses hukum yang berjalan.
“Apa jangan-jangan ini ada hubungannya dengan KPK yang menangani kasus korupsi BGN?,” tandasnya.
Sebelumnya, Nanik S. Deyang, mengumumkan keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya mengurangi aktivitas dan menghindari tekanan pekerjaan.
Dalam pernyataannya melalui akun Facebook pribadinya, Nanik mengaku telah menyampaikan langsung niat tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Presiden memahami kondisi yang dihadapinya dan menyetujui pengunduran diri tersebut.
“Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN (luar negeri) untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu ( 22/7) saya berangkat. Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” tulis Nanik, Rabu (22/7/2026).
Source link
