News

Shindy Lutfiana Minta Maaf Usai Kontroversi Final LCC 4 Pilar Kalbar, Sejumlah Pekerjaannya Ikut Terdampak



JAKARTA, PORTALUTAMA.NET — Shindy Lutfiana, MC Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat, menyampaikan permintaan maaf terbuka atas ucapannya yang viral di media sosial.

“Belakangan saya menerima banyak kritik dan komentar setelah video itu ramai dibicarakan. Bahkan beberapa pekerjaan yang biasa saya jalani ikut terdampak,” ujar Shindy.

“Saya menyadari ucapan saya telah melukai banyak pihak… dan itu menjadi pelajaran besar buat saya,” tambahnya.

Awal Mula Kontroversi

Acara awalnya berjalan lancar hingga muncul keberatan dari tim SMAN 1 Pontianak. Salah satu peserta menyampaikan protes dengan tenang setelah jawaban mereka dinilai berbeda dari regu lain.

“Pak… tadi kami menjawabnya sama seperti regu B…”
“Tadi saya juga menyebut DPD, Pak…”

Namun juri menyatakan tidak mendengar bagian tersebut dengan jelas. Bahkan salah satu juri menyebut artikulasi peserta kurang terdengar saat menjawab.

Di tengah suasana yang mulai tegang, beberapa penonton ikut bersuara membenarkan peserta.

“Tadi ada disebut DPD…”

Keputusan tetap berjalan dan lomba dilanjutkan. Di momen itulah Shindy melontarkan kalimat yang kemudian viral.

“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja…”

Kalimat singkat itu menyebar luas dan memicu beragam reaksi. Ada yang menilai peserta belum mendapat kesempatan menjelaskan cukup, ada pula yang menyebut suasana panggung memang penuh tekanan.

Ambil Hikmah dari Kejadian

Shindy mengaku mencoba menerima kritik sebagai konsekuensi dan pelajaran. Yang paling berat baginya adalah ketika melihat orang-orang ikut menghakimi saat ia berada di titik terendah.

“Meski begitu, saya tetap berusaha mengambil hikmah dari semua kejadian ini dan menjadikannya pelajaran berharga untuk ke depannya,” ujarnya.

Ia berharap peristiwa ini jadi pengingat bagi semua orang. Menurutnya, satu kalimat sederhana bisa dimaknai besar ketika disampaikan di ruang publik dan tersebar di media sosial.

“Semoga kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bersama. Bukan hanya soal lomba, tapi juga tentang bagaimana cara mendengar, berbicara, dan menyikapi perbedaan pendapat dengan lebih tenang,” kata Shindy.

MPR Minta Maaf

Wakil Ketua MPR, Abcandra Muhammad Akbar Supratman menegaskan pihaknya bakal segera melakukan evaluasi penuh terhadap sistem serta kinerja juri.

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Abcandra dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Abcandra juga mengaku mendengar kasus serupa tahun sebelumnya di provinsi lain.

“Saya melihat, Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” kata Abcandra.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *